Senin, 09 September 2013

Deret bowen (Bowen Reaction Series)


Sekarang ane mau coba share ilmu tentang deret bowen. Ini merupakan chart yang paling dasar (sedasar sumur) yang harus para akademis geologi tau. Sebagai panduan dalam penentuan jenis mineral-mineral yang ada pada saat pembentukan batuan untuk pertama kali. Dalam kasus ini batuan beku, karena mineral-mineral itu berasal dari proses pendinginan magma (walaupun bisa juga terbentuk dari proses sekundari, artinya terbentuk setelah mineral lain terbentuk tanpa harus mengalami peleburan. Sebenernya, komposisi dari magma itu tergantung dari beberapa faktor gan salah satunya kompoisisi batuan yang dileburkan pada saat pembentukan magmanya, sehingga dapur magma yang dihasilkan akan mempunyai komposisi mineral yang sedikit berbeda satu dengan yang lainnya, walaupun pada dasarnya, komposisi setiap dapur magma adalah sama yaitu basaltis. Kenapa? (kenapa hayo). Karena lapisan kerak bumi yang melebur pada dasarnya adalah sama, yaitu kerak samudra yang notabene tersususn oleh material dengan komposisi basaltis.
Deret bowen (atau bahasa jawanya bowen reaction series) itu dibuat oleh Om Norman L Bowen yang mencoba membuat penelitian tentang kumpulan mineral yang terbentuk pada saat pendinginan magama. Penelitiannya dimulai pada awal 1900.
Oke kita mulai. Ane tunjukin dulu chartnya. Ni die barangnnya.

(gambarnya ane browsing gan, sorry ane lupa alamatnya)


Gambar diatas itu menjelaskan bahwa mineral pertama yang terbentuk pada dasarnya cenderung mengandung silika rendah dan kandungan besi (Fe) yang tinggi dibandingkan dengan mineral yang terbentuk pada akhir proses dengan temperatur yang lebih rendah. Seri reaksi menerus (continuous) pada mineral plagioklas diartikan sebagai suatu seri yang menunjukkan terbentuknya mineral plagioklas yang tidak tergantikan dengan jenis mineral lain. Yang berubah pada seri reaksi menerus adalah adanya komposisi unsur Ca yang terganti menjadi Na sehingga mineralnya menjadi terubah, namun masih tetap dalam jenis plagioklas. Reaksi berubahnya komposisi plagioklas ini dinamakan derat solid solution yang artinya kristalisasi plagioklas Ca – Plagioklas Na, jika terjadi kesetimbangan akan berjalan menerus. Plagioklas ca sering disebut sebagai calcic plagioklas, sedangkan Na disebut sodic plagioklas/Alkali plagioklas.
Sedangkan seri tidak menerus (discontinuos) terdri dari mineral-mineral ferromagnesian (Fe-Mg). Dimama setiap penurunan temperatur dan tekanan, bukan hanya komposisi unsur-unsur tersebut yang terubahkan, tapi juga mineralnya berubah menjadi mineral baru dengan komposisi yang berbeda dengan mineral sebelumnya.
Refrensi lain yang ane baca, ada yang membagi seri reaksi bowen menjadi 2 golongan gan, yaitu (golongan orang-orang berimana dan yang tidak, Lho?) golongan mineral hitam atau mafik mineral dan golongan mineral putih atau felsik mineral (batuan dan mineral,1987). Yang berarti mineral hitam itu berarti mineral dengan komposisi unsur besi dan magnesium yang dominan sedangkan untuk golongan mineral putih, komposisi unsur besi dan magnesium menjadi berkurang sehingga warna mineral-mineral tersebut menjadi cerah tidak hitam lagi (jadi bukan karena pake pemutih ya gan mineralnya).

Mineral-mineral sebelah kiri (seri discontinuous) bertemu dengan mineral-mineral sebelah kanan (seri continuous) menjadi mineral muskovit. 

0 komentar:

Posting Komentar